Archive

About Me

Foto Saya
pust it the limit
klaten, jawatengah, Indonesia
hidupku akan mengalir terus tanpa akan melihat ke belakang... jadi pastikan semua sempurna sebelum melangkah...
Lihat profil lengkapku

siklus menstruasi pengaruhi kesuburan

05.06 Edit This 0 Comments »

VIVAnews - Tingkat kesuburan penting bagi pasangan yang tengah merencanakan kehamilan. Kondisi yang menentukan kesuksesan pembuahan itu bisa terdeteksi lewat siklus menstruasi.

Siklus menstruasi yang normal menggambarkan proses pembentukan sel telur baik. Idealnya, wanita mengalami siklus menstruasi antara 21 sampai 35 hari. Siklus dihitung dari hari pertama menstruasi sampai hari terakhir sebelum menstruasi di bulan berikutnya.

"Gangguan kesuburan 40 persen disebabkan oleh gangguan pembentukan dan pematangan sel telur," kata dr Budi Wiweko, SPoG (K) saat ditemui di Klinik Yasmin Kencana, RSCM, Jakarta Pusat, Minggu 25 April 2010.

Siklus menstruasi yang normal, secara fisiologis menggambarkan organ reproduksi cenderung sehat dan tak bermasalah. Sistem hormonalnya juga baik, yang ditunjukkan dengan produksi sel telur yang cukup.

Siklus menstruasi yang tidak teratur bisa mempengaruhi tingkat kesuburan wanita. Salah satu pemicunya adalah Syndrom Ovaryan Polycystic yakni suatu kumpulan gejala yang terjadi akibat penumpukan folikel pada indung telur tak berkembang sempurna.

"Solusinya macam-macam, antara lain menjaga indeks masa tubuh, jangan terlalu kurus dan jangan terlalu gemuk,karena itu bisa mengganggu proses pematangan sel telur," kata dr Budi.

Selain memperbanyak makanan berserat, gaya hidup juga harus diperhatikan. Tingkat stres juga berperan meningkatkan kadar prolaktin sehingga menyebabkan siklus haid menjadi terganggu.

Apabila gangguan siklus menstruasi menjadi masalah utama kesuburan, tak perlu berkecil hati. Ada solusi lain yang bisa dilakukan. "Bisa dengan memberikan obat-obatan, inseminasi, sampai mengikuti program bayi tabung," kata dr Budi. (pet)

bocor ginjal, penyakit apa itu?

05.03 Edit This 0 Comments »
Bocor Ginjal, Penyakit Apa Itu?

KOMPAS.com — Penyakit "bocor ginjal" yang diderita oleh Ali Rahmat (5) mengundang simpati banyak pihak. Ali yang kini sudah mendapat penanganan dokter di RSCM Jakarta diberitakan terus menangis kesakitan karena penyakit yang dideritanya. Sebenarnya, penyakit apakah "bocor ginjal" itu?

Istilah "bocor ginjal" sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Mengacu pada kelainan fisik Ali berupa perut yang membesar, kondisi ini menurut Dr dr Parlindungan Siregar, SpPD, KGH, disebut dengan sindrom nefrotik. "Istilah bocor ginjal itu tidak ada, mungkin itu diberikan oleh dokter yang mendiagnosisnya untuk memudahkan pemahaman saja," paparnya ketika dihubungi Kompas.com.

Sindrom nefrotik bukanlah suatu penyakit. Sindrom ini merupakan suatu kumpulan tanda dan gejala yang sering menyertai berbagai penyakit yang memengaruhi fungsi penyaringan glomerulus ginjal.

Menurut dr Parlin, ada dua penyebab sindrom nefrotik, yakni penyebab primer berupa faktor imunologi dan penyebab sekunder yakni yang terjadi karena diabetes, malaria, atau obat-obatan. "Tanda yang khas dari penyakit ini adalah protein banyak keluar lewat urine sehingga protein dalam darah berkurang. Akibatnya, perut menjadi bengkak, seperti busung lapar," papar ahli ginjal dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM ini.

Sindrom nefrotik bisa mengenai orang dewasa atau anak-anak. Pada anak-anak, gejala ini biasanya terjadi pada usia 3-4 tahun. Sebagian besar anak-anak ini menderita bentuk sindrom nefrotik yang disebut minimal change disease, penyakit dengan perubahan minimal.

Untuk mendiagnosis penyakit ini perlu pemeriksaan darah dan urine. Jika ternyata kadar protein dalam urine tinggi, maka dokter akan menyarankan biopsi (pengambilan sampel kecil jaringan ginjal) untuk memastikan adanya penyebab khusus dan membuat rencana perawatan yang tepat. Namun, biopsi ginjal jarang diperlukan untuk anak-anak.

Selanjutnya, merespons keinginan mulia pembaca yang ingin mengulurkan tangan bagi sesama, Kompas.com membuka rekening untaian kasih untuk Ali Rahmat. Uluran tangan untuk Ali dan keluarga bisa disalurkan melalui rekening:

PT KOMPAS CYBER MEDIA BCA Cabang Gajah Mada Nomor Rekening: 012.3016.529 Mohon beri catatan: untuk Ali Rahmat

Julia Perez Minta Dokumen Pengganti Ijazah

04.59 Edit This 0 Comments »
Julia Perez Minta Dokumen Pengganti Ijazah

Artis Julia Perez dikabarkan menggunakan ijazah palsu dalam pencalonannya sebagai calon bupati Pacitan. Padahal Jupe, demikian biasa dipanggil, diketahui pernah menempuh kuliah diploma di Interstudy, Jakarta.

Direktur Akademi Sekretaris Interstudy, Andre Ekananda, saat dimintai komentarnya, membenarkan jika mantan istri Damien Perez itu pernah menempuh pendidikan di tempat tersebut. Pihaknya juga membenarkan, kalau Jupe baru saja mengurus dokumen pengganti ijazah yang hilang.

"Benar, dia Julia Rachmawati atau Jupe pernah kuliah di sini lulusan 45 atau tahun 1998 jurusan Sekretaris D1. Dia masuk 1997 lulus tahun 1998 saat dulu gedungnya masih di Blok M," ujar Andre.

"Beberapa waktu yang lalu memang manajemen Jupe pernah datang untuk meminta copy ijazah. Kalau menurut pengakuan orang itu ijasahnya nggak hilang, tapi ketinggalan

di luar negeri. Kami nggak bisa kasih ijazah baru tapi hanya copy yang telegalisir dari kampus," ujar Andre Ekananda, di kantornya Jl. Bulungan Raya No. 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/4) sore.

Lebih lanjut, Andre juga mengatakan Jupe bukanlah artis pertama yang kuliah di Interstudy. Beberapa artis tercatat pernah kuliah, meskipun hanya beberapa tahun. "Ada artis lain seperti Jihan Fahira yang mengambil jurusan PR. Jupe dulu dia masih terlihat lucu dan belum ngerti apa-apa," ujarnya. (kpl/adt/dar)